Tugas SPG adalah menjadi duta bagi perusahaan, untuk bertemu dan berinteraksi dengan calon customer. Jika SPG membawa serta bau badan dalam bertugas, customer yang dijumpai juga tidak akan merasa
nyaman. Alih-alih mau mendengar penjelasan SPG mengenai manfaat dan keunggulan produk atau jasa yang ditawarkan, calon customer akan buru-buru pergi menjauh dan menyelamatkan dirinya
5. Berkas Lamaran dan Alat Tulis
Ada baiknya Anda menyiapkan salinan berkas lamaran agar sewaktu-waktu dibutuhkan dan diminta oleh pewawancara kerja dapat segera diserahkan. Bisa jadi pewawancara kerja lupa mencetak berkas lamaran
yang Anda kirimkan melaui email. Membawa alat tulis dapat membantu menunjukkan keseriusan Anda menghadapi wawancara kerja.
6. Wawasan tentang Produk dan Perusahaan
Pengetahuan Anda mengenai produk dan perusahaan yang akan memberikan pekerjaan akan amenjadi nilai lebih dalam wawancara kerja Anda. Sebelum mengikuti wawancara kerja, ada baiknya Anda mencari
informasi tambahan mengenai produk dan perusahaan yang memproduksi atau memasarkan. Saat ini informasi tersebubt dapat diperoleh dengan mudah, tinggal ketik keyword atau kata kunci di bagian search
melalui mesin pencari internet di komputer atau handphone, tentu saja asal ada kemauan.
Selamat mempersiapkan wawancara kerja Anda sebagai SPG, berikan kesan yang positif bagi pewawancara kerja. Tunjukkan Anda pantas menjaadi duta bagi produk dan perusahaan yang akan memberikan
pekerjaan.
Rajinlah belajar, demi yang membayar
Pekerjaan sebagai SPG sama dengan pekerjaan yang lain, yang menuntut untuk selalu belajar dan meningkatkan kompetensi agar harga dapat survive (bertahan). Kami sudah menyebutkan bahwa knowledge
dapat dipelajari, skill dapat dilatih bila Anda memiliki attitude (sikap mental) yang baik dan ingin maju’. Attitude perlu perlu kami garisbawahi, karena sebenarnya sikap mental positiflah yang
menjadikan orang (termasuk juga SPG) memiliki dorongan untuk bertindak demi kemajuan dirinya.
Sumber pengetahuan dapat berasal darimana saja, apalagi sekarang teknologi sudah semakin mempermudah orang untuk menggunakan internet. Dengan hanya mengetik keyword (kata kunci) di situs mesin
pencari, Anda akan mendapatkan banyak sekali sumber informasi yang dibutuhkan. Misalnya anda mengetikkan kata ‘kompetensi spg’ di mesin pencari ‘google’, maka Anda akan mendapatkan alamat internet
yang memuat kata yang ‘kompetensi spg’ tersebut. Saat ini internet juga sudah sangat mudah diakses melalui handphone dengan biaya yang sangat terjangkau (beberapa operator telepon seluler memasang
tarif yang murah).
Bila sumber informasi tersedia sangat banyak (salah satunya dari internet) hal apakah yang menghalangi untuk memanfaatkan informasi-informasi yang berlimpah tersebut demi peningkatan kompetensi
Anda? Ya, benar sekali. Kemauan, attitude, motivasi, niat, dan sebagainya. Dengan kemauan yang besar, attitude yang positif, motivasi yang kuat dan niat yang bulat Anda akan tergerak untuk
melakukan sesuatu yang berguna untuk kemajuan diri Anda. Attitude positif mambuat Anda bersedia dan bahkan menikmati upaya mencari tambahan pengetahuan dari berbagai sumber, tidak hanya
mengandalkan materi yang diberikan dalam pelatihan.
Anda juga perlu menanamkan semangat ‘rajin belajar demi yang bayar’? Mengapa? Karena hal ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab profesional Anda sebagai SPG untuk memberikan yang terbaik,
karena imbasnya akan kembali kepada diri Anda sendiri. Lalu, apakah ‘belajar demi yang bayar’ berarti bahwa SPG harus belajar demi leader, supervisor, manager, owner, dll?Tentu tidak seperti
itu.
Sejatinya customer-lah yang membayar gaji SPG, leader, supervisor, manager, bahkan owner perusahaan. Situs yang ok untuk menjadi SPG atau mencari SPG berkualitas kunjungi web tersebut
spg jakarta.
Untuk mengetahui lebih banyak mengenai SPG coba datangi situs
spg. Disana kamu bisa mempelajari bermacam-macam informasi mengenai SPG.